
Hari ini, kekerasan bukan lagi sesuatu yang asing bagi anak-anak. Berita tentang perundungan brutal, bunuh diri remaja, ancaman teror di sekolah, hingga pembunuhan yang dilakukan usia belia terus bermunculan. Parahnya bukan hanya karena usia belia, tetapi sampai membuat seorang anak kelas 6 SD tega membunuh ibu kandunganya . Hal ini tidak terjadi secara tiba-tiba. Ada proses panjang yang mendahuluinya. Salah satu pemicunya hadir diam-diam di genggaman tangan buah hati kita "game online". mpo500
Di layar, kekerasan disajikan sebagai hiburan. Menembak, membunuh, menghabisi lawan diberi skor, peringkat, dan hadiah. Anak-anak diajak berulang kali menekan tombol tanpa pernah diajak merenung soal nyawa. Lama-lama, adegan kejam tidak lagi memicu rasa ngeri. Kekerasan terasa biasa. Bahkan menyenangkan.
Game Bukan Sekadar Hiburan
Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Game Online Menjadi Inspirasi Kekerasan dan Pembunuhan", Klik untuk baca:
https://www.kompasiana.com/ummudzakirah/6968a0f8ed64153a8a5e18a2/game-online-menjadi-inspirasi-kekerasan-dan-pembunuhan
Kreator: Ummu Dzakirah
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.com